Kelingking Beach Nusa Penida

Buat kalian yang suka traveling, pasti seneng banget kalo bisa nemuin tempat-tempat baru yang menarik buat dikunjungin. Saya sendiri ngejadiin travelling sebagai rutinitas tahunan buat ngilangin stress dari kerjaan sehari hari.

Gak susah kok buat ngerencanain travelling. Kalian cuman perlu mencari tempat- tempat seru yang sesuai dengan selera kalian masing-masing.

Yang belum pernah coba traveling, jangan khawatir guys! kalian bisa ajak keluarga, teman ataupun pacar buat nemenin traveling kalian biar semakin asik dan seru.

Jadi gak ada salahnya buat mencoba sesuatu hal yang baru. You only live once guys!

Nusa Penida

Kali ini saya memutuskan untuk mengunjungi sebuah pulau yang namanya sudah tidak asing buat sebagian orang. Yaps! This is Nusa Penida guys!!

Nusa Penida Bali

Berada di sebelah tenggara pulau Bali, sayang banget kalau kalian ke Bali tapi gak mampir ke pulau yang satu ini. Dengan julukannya sebagai “The Blue Paradise” , Si Cantik Nusa Penida menawarkan pemandangan cantik yang kian memukau bagi para pengunjungnya.

Selain itu, pulau ini juga menyimpan kekayaan biota laut yg sayang banget jika kalian lewatkan. Itulah kenapa si cantik yang satu ini udah gak asing lagi buat sebagian media sampai turis mancanegara dan turis lokal lainnya, termasuk kita2 yang akhirnya memutuskan untuk explore Nusa Penida.

Dengan bermodal tiket PP penerbangan Jakarta – Bali seharga 700 ribu (mau tau dapet referensinya dari mana? Tenang kita pasti tambahin info di akhir blog) saya akhirnya memutuskan stay di bali selama 4 hari dengan menyelipkan one day trip ke Nusa Penida.

Saking excitednya, saya memutuskan untuk langsung explore Nusa Penida terlebih dahulu, baru abis itu kita bakal jalan-jalan di Pulau Dewata Bali.

Hal-hal yang perlu disiapkan

Buat jalan jalan ke Nusa Penida,selain tiket PP yang harus disiapkan kalian juga harus menyiapkan rencana one day trip kalian selama di Nusa Penida.

Jujur, awalnya saya juga mengalami kegalauan di beberapa pilihan. Salah satunya:

1. Single fighter, yg artinya di rencana ini kami tidak mengambil travel package. Dari tiket kapal, sewa kendaraan dan jalan2 semua serba sendiri. Rencananya saya ingin mengandalkan google maps (namun percayalah ini bukan ide yg bagus buat kalian yg suka travelling ke pulau2 terpencil di indonesia).
+ Biaya traveling jadi lebih hemat
– Lebih ribet karena semuanya mesti diatur sendiri

2. Private trip package, disini kita gak perlu khawatir sama perjalanan kita karena semua sudah dibuatkan schedule. Dari tiket kapal, tempat destinasi hingga pemandu tour semua sudah tersisun dengan baik (don’t worry guys disini saya akan kasih referensi tour yang oke buat kalian).
+ Make it simple and easy. Sekaligus memperkecil resiko2 yg ada, salah satunya tersesat atau ketinggalan Cruise.- Budget travelling lbh besar, jadi pastikan itu worth it yah guys!

Akhirnya setelah melewati konfresi meja bundar dan dengan mempertimbangkan resiko yg ada (azikkk!) Saya memutuskan buat mengambil private trip package dengan tujuan one day trip to Nusa Penida.

Dari beberapa referensi yang saya terima, finally kita menggunakan private trip dari Bang Dayat. Satu yang semakin menambah semangat saya untuk berpetualang di nusa penida adalah private trip ini menyedikan kegiatan snorkling. Yeay!

Satu lagi, trip dari Bang Dayat ini juga bisa menyesuaikan request dari kamu. Jadi kalo kamu ada custom request seperti mau kemana aja, kemana dulu, langsung aja ngomong sama Bang Dayat ini, doi fleksibel banget kok orangnya.

Selain cuman melihat saya juga bisa merasakan sensasi dari Nusa Penida sendiri. Private tour yang kita ambil seharga 600k per pack dan sudah termasuk:

  • Tiket PP dengan menggunakan Crown Cruise
  • Trip to:
    Angel’s billabong
    Broken beach
    Kelingking beach
  • Makan siang
  • Snorkling

Berangkat dengan menggunakan transportasi online, akhirnya saya sampai di Sanur pukul 07.00 pagi. Intermezo sedikit, cuaca pagi itu cukup mendung dan berangin.

Saya sedikit khawatir buat cuaca saat itu, namun itu memang resiko alam yang gak bisa saya hindari. By Blessing cuaca semakin lama semakin cerah dan saya langsung segera check in di counter Crown Cruise yang akan saya gunakan untuk nyebrang ke Nusa Penida.

Ramainya Sanur pagi hari ternyata dipenuhi oleh turis asing. Diliat dari bahasa yg mereka gunakan, mereka berasal dari berbagai negara. Ada yang dari Amerika, Korea bahkan ada juga yang berasal dari Jepang.

Sambil menunggu akhirnya saya memutuskan untuk sarapan di warung yg ada di sepanjang pantai sanur. Mata saya pun tertarik pada bungkusan nasi yg kalo di Jakarta biasanya disebut sebagai Nasi Uduk. Setelah kita tanya, ternyata bungkusan nasi itu dinamakan Nasi Jinggo.

Nasi jinggo bali

Ini lohh yang namanya Nasi Jinggo (source : kintamani.id)

 

Perjalanan ke Nusa Penida menggunakan Cruise

Perjalanan ke nusa penida dengan cruise

Cruise yang kami gunakan kurang lebih seperti ini

Cruise yang saya tumpangin cukup oke. Selama di perjalanan saya langsung PELOR (Nampel Molor) sambil menikmati terpaan ombak dari si Cruise tersebut.

50 menit berlalu dan akhirnya tibalah saya di Nusa Penida, tepatnya di dermaga yg bernama Toyapakeh. Disini kita langsung disambut oleh Bang Dayat dan rekannya yang bernama Bang Danny. Bang Danny lah yang nantinya akan bertugas membawa kita untuk keliling Nusa Penida bersama dengan mobil Avanza yang sudah disiapkan.

Road Trip Nusa Penida

Destinasi pertama, saya langsung diantar menuju Angel’s Billabong. Perjalanan yang saya tempuh kurang lebih 1 jam dengan kondisi jalanan yang naik turun dan rusak.

So disini saya juga masih sangat menyayangkan buat kondisi jalan yang masih rusak dan berlubang ini. Bahkan saya sempat menemukan kecelakaaan kecil yang terjadi oleh turis asing saat mereka sedang naik motor.

Semoga ini menjadi perhatian pemerintah agar jalanan di sini segera diperbaiki agar para treveller jadi lebih mudah dan nyaman saat jalan-jalan di Nusa Penida.

Satu hal lagi yang saya syukuri dari mengambil private trip ini. Ternyata disini susah signal guys! Kebayang kan kalo single fighter dan mengandalkan google maps yang sudah pasti gak akan banyak membantu. Selain itu bersyukur juga buat kendaraaan yg kita gunain adalah mobil.

Selain karena panas, jarak dari masing-masing tempat ternyata cukup jauh dan berliku-liku.
Ini bisa jadi masukan buat kalian yang mau travelling ke Nusa Penida yah guys 🙂

Angel’s Billabong

Setelah 1 jam perjalanan, akhirnya sampailah saya di Angel’s Billabong. Suara ombak besar yang terdengar dari kejauhan, menambah semangat kita berempat buat segera trurun ke bawah.

Sesampainya di bawah, percaya deh! kalian pasti amazing dengan pemandangan tebing berbatuan yang mengarah ke laut, ditambah dengan deburan ombak yang menghantam batu karang tempat dimana saya berdiri.

Angel's Billabong Nusa Penida Bali

View dari atas Angel’s Billabong

 

Kecantikan Angel’s Billabong tidak hanya sampai disitu guys. Dengan berjalan beberapa ratus meter dari tebing, kalian bisa melihat keajaiban karya Tuhan lainnya.

Berbentuk seperti kolam dengan kumpulan air yang berwarna hijau tosca yang jernih. Kolam tersebut hanya dipisahkan tebing tipis yang menghadap ke laut lepas.

Warna tosca yang menyatu dengan warna laut yang biru jernih membuat rasa kagum bermunculan. Cantik sekali. Gak berenti sampai disitu, kalian juga bisa menyaksikan deburan ombak yang kapan aja bisa menghantam keras pinggiran kolam air tersebut.

Angel's Billabong Nusa Penida

Bergaya dulu di Angel’s Billabong

 

Di sini kalian tetap harus berhati hati yah guys! Ombak besar bisa datang kapan aja terutama buat kalian yang sedang asik foto-foto atau berenang di kolam. Pastikan keselamatan tetap nomor satu saat traveling!

Sebelum pindah ke destinasi berikutnya, saya memutuskan untuk menyantap makan siang yang udah di siapkan oleh Bang Danny.

Sekotak nasi putih dengan ayam bakar di tambah sambal dan lalapan membuat kami langsung menyantapnya. Dan percayalah rasanyaaa enak sekali (bukan karena lapar, tapi memang enak loh ayam bakarnya hehehe)

Broken Beach

Masih di daerah Pantai Pasir Uug, kami berpindah tempat ke Broken Beach. Di tempat ini tidak banyak feel yang bisa kita rasain. Disini kita hanya diperlihatkan pemandangan unik seperti tebing yg memiliki pecahan lubang ditengahnya sehingga berbentuk gua yang di aliri air laut.

Jika diperhatikan dari jauh tebing tebing tersebut seperti berbentuk jembatan yang dialiri air. Disini kalian bisa mengambil spot untuk berfoto cantik sambil menikmati semilir angin segar yang berasal dari laut.

Broken Beach Nusa Penida Bali

Duduk Santai di Broken Beach

 

Kelingking Beach

Perjalanan saya lanjutkan menuju tempat ketiga yaitu Kelingking Beach. Sama dengan foto foto yang bertebaran di media sosial, Kelingking Beach bisa dibilang sebagai salah satu destinasi yang paling populer di Nusa Penida. Kenapa? Karena tempatnya bener bener keren abiss guys!

Rumput hijau di atas tebing yang membelah laut, serta pasir putih yang mengkilap cantik membuat Nusa Penida wajib buat dikunjungi. Jernihnya laut di bawah sana menambah ke eksotisan dari pulau yang satu ini, tentunya dengan sekumpulan manta didalamnya.

Tempat ini dineri nama ‘Manta Point’. Sekilas dari atas, kalian bisa melihat pulau ini seperti bentuk jari kelingking, that’s way kenapa disebut Kelingking Beach.

Karena waktu semakin siang, setelah mengambil beberapa spot foto bagus saya pun segera kembali ke mobil. Kalian bisa liat foto-foto nya di sini yah guys.

Nusa Penida Bali

Kelingking Beach dalam versi Wide

Kelingking Beach Nusa Penida

Kelingking Beach from Above, bgaus kan guys ?

 

Gimana menurut kalian hasilnya?

Snorkling Nusa Penida

Sesuai dengan instruksi dari Bang Dayat, jam 2 siang saya sudah harus sampai lagi di dermaga Toyapakeh. Yang ditunggu-tunggu pun tiba yaituuuu SNORKLING!!

Perahu kecil menuntun saya kepada spot pertama yang bernama Gamat Bay. Spot ini lumyan jauh dari dermaga dan berada di pinggiran tebing kecil.

Snorkling di Gamat Bay Nusa Penida

Spot Snorkling di Gamat Bay (source : balimahesatour.com)

 

Gak sabar menunggu lama saya pun langsung menggunakan alat snorkling yang sudah disiapkan dan hasilnya… Fantastissss!

Satu kata pertama yang bisa saya sampaikam ke kalian adalah jernih abeeesss! Jangan ditanya buat terumbu karangnya, karena udh pasti cantik banget.

Jarak pandang yang jelas membuat biota laut di tempat ini terasa jelas dan dekat. Banyaknya ikan-ikan kecil cantik yang bertebaran disekeliling kami, membuat Gamat Bay dipercaya sebagai salah satu tempat snorkling terbaik di Nusa Penida.

Senang sekali melihat ekosistem laut sebagus ini. Kalian harus coba snorkling ke sini yah 🙂

Spot kedua perahu menuju ke tengah lauh dari dermaga Toyapakeh. Spot ini diberi nama Buddha Temple. Sesuai banget sama namanya, spot ini menawarkan keunikan bawah laut yang berisikan patung Buddha Temple yang berada di kedalaman 7 meter.

Buddha Temple Snorkling Nusa Penida

Buddha Temple Nusa Penida (source : nusapenida.id)

 

Namun sedikit kecewa untuk spot satu ini karena kualitas air yang lumayan keruh sehingga jarak pandang yang kurang jelas.

Saran saya buat kalian yang mau snorkling di nusa penida, selain Gamat Bay kalian harus mencoba juga snorkling di Manta Point (saran dari Bang Dayat deh bukan saya.. Hehehe).

Kali ini saya harus sedikit kecewa karena waktu yang kurang tepat buat saya snorkling di Manta Point. Sedikit info dari Bang Dayat, snorkling di Manta Point bagusnya dilakukan di pagi hari, tepatnya di jam 10 hingga 11 pagi di saat arus laut tidak begitu kuat.

Di sini kalian bisa snorkling bersama Ikan Manta yang jarang banget kalian temukan di tempat lain.

Jadi kalau kalian tanya saya masih mau balik lagi untuk explore Nusa Penida jawabannya adahah YES! Tentu saja guys. Saya0 masih penasaran dengan spot spot bagus lainnya. Salah satunya adalah Nusa Penida bagian Timur dan snorkling di Manta Point.

Jangan lupa buat kalian yang ingin ke Nusa Penida untuk tetap melestarikan alam dimana pun kalian traveling. Jangan merusak ataupun mengambil kecantikan alam Indonesia yang keren banget.

Boleh dilihat namun jangan sampai dirusak yah guys!

Setelah kembali ke dermaga Toyapakeh dan berbilas diri, sampailah di akhir perjalanan One Day Trip saya di Nusa Penida.

Sesuai dengan jadwal dari Bang Dayat, jam menunjukan pukul 4 sore, yang artinya saya sudah harus bersiap siap untuk kembali berangkat ke Sanur.

Matahari mulai turun dan kita menikmati perjalanan Cruise sambil menikmati semilir angin laut. Setibanya kembali di dermaga Sanur, kami meutupnya dengan santapan kuliner ikan dari Mak Beng Bali. Hatisenang perut pun senang.

Begitulah cerita One Day Trip saya selama di Nusa Penida. Semoga berguna buat kalian yang ingin traveling ke Nusa Penida. Di tunggu yah untuk artikel selanjutnya. Thank you sudah membaca guys!

Oh iya hampir lupa, untuk tiket murah kalian bisa cek di Instagramnya : @tiketholidaymurah