Explore Bangkok Thailand

Melanjuti cerita saya pada artikel sebelumnya yang berjudul Phuket & Phi phi island dama 3 hari 2 malam, saya bertiga dengan teman saya (Kevin & Kalvin) melanjutkan perjalanan kami ke Bangkok. Yupp, seakan-akan belum cukup rasanya jika ke Thailand tapi tidak mengunjungi Bangkok ๐Ÿ™‚

Dihari ketiga pagi, kami bertiga berangkat dari Hotel kami di Phuket langsung menuju bandara untuk ikut penerbangan jam 08.30 waktu setempat ke Don Mueang. Pesawat yang kami naiki saat ini adalah Thai Lion yang kami rasa lebih murah dan juga lebih banyak jadwal penerbangannya kala itu. Syukurlah tidak ada drama delay atau drama lainnya hari itu.

Sampai di Don Mueang kami bertiga langsung mencari transportasi untuk menuju Hotel yang sudah kami booking. Ada dilema saat itu diantara kami bertiga yaitu dilema untuk mau naik Grab Car atau naik Bus untuk menuju hotel, keduanya bukan pilihan yang baik karena pertimbangan berikut :

  1. Grab Car – Lebih gampang dan tidak akan nyasar karena alamatnya bisa diinput di aplikasi, dan yang paling penting harganya sudah jelas (+)
  2. Grab Car – Saya ragu jika drivernya bisa bahasa inggris dan pasti susah buat janjian mau ketemu dimana (-)
  3. Bus – Pastinya lebih murah jika dibandingkan dengan Grab Car (+)
  4. Bus – Kami bertiga takut tidak ngerti mau turun dimana (-)

Setelah galau selama 30 menit akhirnya kami memutuskan untuk memesan Grab Car dan tidak sampai 5 menit kami langsung mendapatkan driver. Untungnya driver yang kami bisa diajak berbicara bahasa inggris sehingga tidak sulit untuk janjian dimana kami harus dijemput. Satu hal yang unik saat itu adalah soal nama driver, namanya cukup unik dan saya saja baru pertama kali liat ada nama seperti itu ๐Ÿ˜€

Bahasa thailand

Namanya muncul dalam bahasa thai ๐Ÿ˜€

 

1 jam perjalanan dari Don Mueang dan akhirnya kami tiba di hotel kami. Oh iya, hotel yang kami tempati bernama D&D inn Hotel yang letaknya tepat ditengah-tengah kawasan Khao San Road. Sebagai info bahwa Khao San Road adalah salah satu kawasan di Bangkok yang terkenal akan jajanan dan juga nighlife nya. Yuhuu, berhubung kami bertiga semua laki-laki, pilihan tepat untuk stay di kawasan Khao San Road ๐Ÿ˜€

D&D inn hotel Bangkok

D&D inn hotel Bangkok

D&D inn hotel Bangkok

D&D inn hotel Bangkok

 

Setelah 1 jam istirahat di hotel, kami bertiga memutuskan untuk menghabiskan sisa setengah hari kami dengan mengunjungi Grand Palace dan juga Wat Arun. Kalau dilihat dari Google Maps, lokasi Grand Palace letaknya tidak jauh dari Khao San Road, hanya berjarak sekitar 2 Km. Sooo, akhirnya kami memutuskan untuk berjalan kaki ke Grand Palace.

The Grand Palace

Grand Palace atau bisa disebut juga sebagai istana raja ini merupakan kompleks bangunan istana di tengah kota Bangkok yang berfungsi sebagai kediaman resmi bagi keluarga Raja Thailand. Hmm, kalo di Indonesia mungkin bisa dibilang ini adalah istana negaranya ๐Ÿ™‚

Komplek istana yang sudah berdiri sejak tahun 1782 ini bisa dibilang sangat megah dan kental akan ornamen-ornamen khas Thailand didalamnya, membuat Grand Palace menjadi icon kota yang sangat menarik di Bangkok.

The Grand Palace Bangkok Thailand

The Grand Palace Bangkok Thailand

The Grand Palace Bangkok Thailand

The Grand Palace Bangkok Thailand

The Grand Palace Bangkok Thailand

The Grand Palace Bangkok Thailand

The Grand Palace Bangkok Thailand

Sentuhan warna emas pada setiap bangunan istana benar-benar membuat istana ini terlihat sangat megahย ๐Ÿ˜ฎ . Namun saran saya jika anda ingin mengunjungi Grand Palace di siang hari, jangan lupa bawa payung dan juga banyak air minum, karena panas nya luar biasa sekali disanaย ๐Ÿ˜•

The Temple of Dawn (Wat Arun)

Selesai mengunjungi Grand Palace, kami tidak menyerah karena panasnya kota Bangkok saat itu, kami bertiga memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke salah satu icon kota Bangkok yaitu Wat Arun.

Wat Arun ini merupakan salah satu Candi Buddha yang cukup terkenal di Thailand, jadi tidak heran jika disana banyak sekali turis baik lokal maupun mancanegara seperti saya ๐Ÿ˜€ .

Karena letaknya yang berada di hulu sungai Chao Phraya membuat kami harus menyebrang dengan menggunakan perahu terlebih dahulu. Oh iya, ternyata sungai yang ada di kota Bangkok sebenarnya mirip-mirip dengan yang ada di Indonesia lohhh, sama-sama coklat warna airnya ๐Ÿ˜† .

Wat Arun Bangkok Thailand

Wat Arun Bangkok Thailand

Wat Arun Bangkok Thailand

Wat Arun Bangkok Thailand

Wat Arun Bangkok Thailand

Satu hal menarik yang bisa kamu cobain ketika berkunjung ke Wat Arun adalah jangan lupa untuk mencoba pakaian Tradisional Thailand. Disana biasanya banyak yang menawarkan untuk mencoba pakaian Tradisional Thailand untuk sekali coba sekitar 100 Baht (40 Ribu Rupiah). Lumayan lahh buat kenang-kenangan ๐Ÿ™‚

Wat Arun Bangkok Thailand

Jreng jrenggg.. Itu goloknya beneran ๐Ÿ˜€

Madame Tussauds

Setelah puas berkunjung ke Grand Palace & Wat Arun di hari pertama, jadwal kegiatan kami dihari selanjutnya adalah mengunjungi Madame Tussauds dan juga Asiatique. Jadi kenapa kami mengunjungi Madame Tussauds waktu itu adalah karena kebetulan kami bertiga dapet tiket masuk murah melalui aplikasi Klook ๐Ÿ˜€

Siang itu kami bertiga langsung memesan grab car langsung dari tempat kami menginap di Khao San Road menuju ke mall Siam Paragon. Yupp, karena letaknya Madame Tussauds memang berada di mall Siam Paragon. Jujur saya, ini merupakan pengalaman pertama kali bagi saya mengunjungi Madame Tussauds, jadi tidak heran jika saya sangat excited saat itu..

Madame Tussauds Bangkok

Bersama dengan Xi Jinping

Madame Tussauds Bangkok

Lagi audisi ๐Ÿ˜€

 

Madame Tussauds Bangkok

Saingannya Bruce Lee

The Asiatique

Setelah puas mengelilingin Madame Tussauds, kami bertiga akhirnya mengunjungi destinasi terakhir kami di hari kedua yaitu Asiatique.

Asiatique sendiri sebenarnya terkenal sebagai night market nya di Bangkok. Namun sayangnya waktu itu kami datang sektiar pukul 15.00 waktu setempat, sehingga kegiatan di night market belum dimulai. Terlihat dari banyaknya toko-toko yang masih tutup, bahkan jika ada yang sudah buka pun, masih siap-siap.

Satu icon yang terkenal dari Asiatique adalah Giant Ferris Wheel nya. Jadi kalo anda mampir kesini jangan lupa untuk naik Ferris Whellnya dan lihat keindahan kota Bangkok khususnya dimalam hari.

The Asiatique Bangkok

Terletak di pinggiran sungai Chao Phraya

 

The Asiatique Bangkok

Stand khusus makanan semua ๐Ÿ˜€

 

The Asiatique Bangkok

Jangan lupa foto disini ya ๐Ÿ™‚

 

The Asiatique Bangkok

Salah satu gerai makanan di Asiatique

 

The Asiatique Bangkok

Didalemnya toko-toko semua

 

The Asiatique Bangkok

Ini dia Giant Ferris Wheelnya

Waktu yang kami habiskan di Asiatique tidak lama, hanya sekitar 1 jam. Karena matahari yang masih terik dan juga belum banyak toko-toko yang buka. Jadi saya sarankan jika anda ingin mengunjungi Asiatique itu baiknya dimalam hari ๐Ÿ™‚

Tips Buat Kamu saat Wisata di Bangkok

  • Jangan lupa atau malu buat bawa payung.. Yaa walaupun cowo, kayaknya kita gak perlu malu buat bawa payung, apalagi kalo cuacanya sedang cerah disana.. Panasnya pake bangettt ๐Ÿ‘ฟ
  • Bawa backpack.. Selain berguna buat kamu bawa payung, backpack yang kamu bawa juga sangat berguna buat bawa botol minum, tissue, dan perlengkapan kamu yang lainnya. Karena perjalanan kamu di Bangkok akan memakan waktu yang tidak sebentar.
  • Buat kamu yang takut kulitnya gosong, pastikan tidak lupa untuk menggunakan Sunblock yaa ๐Ÿ™‚
  • Most important !! Dont forget to bring your money ๐Ÿ˜† . Itu sih udah jelas yaa ?
  • Make sure your phone can connect to internet. Yupp, karena Bangkok begitu besar, pastikan handphone kamu punya koneksi internet buat akses Maps, Google, dll.
  • Be polite !! Ingat, sebagai turis yang baik harus bersikap sopan dan menghargai budaya sekitar. Jangan buang sampah sembarangan pastinya !

Soo, kapan mau ke Bangkok ? ๐Ÿ˜€